Kreatif Banget, Desainer ini Daur Ulang Serbet Jadi Baju Atasan Super Kece!

Beauty | Selasa, 25 Mei 2021 15:15

Reporter : Olivia Lidya Elsanty

Produknya justru laris manis di pasaran.

Selina Sanders dikenal sebagai desainer yang mengutamakan lini mode berkonsep daur ulang. Hal ini bermula sekitar setahun lalu, saat ia menemukan tagar #alwaysplaydressup dari influencer sekaligus Youtuber Beth Jones.

Desainer yang berbasis di California, AS, ini terinspirasi untuk berdandan dan membuat sesuatu untuk dirinya sendiri. Ia pun mencoba membuat kemeja dari sebuah serbet bekas.

Kreatif Banget, Desainer ini Daur Ulang Serbet Jadi Baju Atasan Super Kece!
2 dari 5 halaman

Manfaatkan barang bekas bergaya vintage

Fashion Daur Ulang Karya Selina SandersFashion Daur Ulang Karya Selina Sanders © instagram.com/selina_sanders

Melansir dari Vogue, Selina awalnya punya seikat serbet bermotif bunga. Ia kemudian memasangkan serbet tersebut dengan selimut vintage dari tahun 90-an. Saat karya daur ulangnya dibagikan ulang oleh Beth Jones, rupanya banyak orang yang menyukai karyanya.

Respon yang positif dari masyarakat, akhirnya mendorong Selina untuk mengkhususkan diri mengubah serbet, selimut, bahkan taplak meja menjadi atasan bergaya balloon sleve, kemeja berkancing, serta gaun bernuansa vintage. Tanpa diduga, karyanya pun laris manis dibeli oleh masyarakat.

3 dari 5 halaman

Tidak asing dengan konsep daur ulang

Selina yang dibesarkan di Laoag, Filipina, mengaku bahwa konsep daur ulang bukanlah sesuatu yang asing baginya. Sang ibu yang juga merupakan desainer, kerap membuat karya dari potongan kain yang unik.

Rupanya, ia dan sang ibu kerap mengunjungi toko barang bekas. Keduanya akan menjelajahi kain-kain yang terlihat mencolok dan memiliki kesan warisan untuk di-daur ulang.

4 dari 5 halaman

Tiap pakaian memiliki motif berbeda

Fashion Daur Ulang Karya Selina SandersFashion Daur Ulang Karya Selina Sanders © instagram.com/selina_sanders

Selina telah bekerja selama 15 tahun di dunia fashion. Pengalamannya mempelajari beragam hal, membuatnya ingin 'memberi kesempatan kedua' pada kain-kain yang mungkin terlupakan.

Semua hasil karya ini dikerjakan langsung di rumahnya. Ia menyebut bahwa 1 potong kain bekas hanya untuk 1 model pakaian, sehingga tiap pakaian menunjukkan motif berbeda.

Join Diadona.id