Kisah Pilu Maria Magdalena Ola, Korban Banjir Bandang yang Kehilangan 11 Keluarganya

D-Stories | Rabu, 14 April 2021 14:03
Kisah Pilu Maria Magdalena Ola, Korban Banjir Bandang yang Kehilangan 11 Keluarganya

Reporter : Anif Fathul Amin

Ia kehilangan sang suami dan anaknya.

Duka mendalam dirasakan Maria Magdalena Sura Ola, warga Desa Nelelamadike, Kecamatan Ile Boleng, Pulau Adonara, Nusa Tenggara. Maria kehilangan 11 orang anggota keluarganya karena diterjang banjir bandang yang menghantam desanya, Minggu (4/4) dini hari.

Semua keluarga meninggal, kini hanya tinggal Maria dan kedua anaknya yang masih kecil.

2 dari 5 halaman

 Korban Banjir Bandang di NTTKorban Banjir Bandang di NTT © Merdeka.com/Ananias Petrus

Kesebelas anggota keluarga itu terdiri dari suami, ayah dan ibu mertua, adik ipar dan kakak ipar beserta istri serta anak-anaknya. Sebelas anggota keluarga Maria ini merupakan bagian dari 56 korban meninggal di Desa Nelelamadike akibat banjir bandang.

Kejadian nahas yang merenggut nyawa suami dan keluarganya itu terjadi, saat Maria tidak berada di rumahnya. Saat kejadian Maria sedang berada di rumah orang tuanya untuk mempersiapkan pesta Paskah 2021.

3 dari 5 halaman

Sehari sebelum badai menyapu bersih desa Nelelamadike, suami mengantar Maria dan anak ke rumah orang tua Maria di desa tetangga.

Maria dan anak seolah berfirasat buruk ketika sang suami mengantarkan anaknya. Anak mereka enggan kembali dengan suami untuk merayakan Paskah di rumah mereka.

Rupanya, hari itu merupakan momen terakhir Maria dan kedua anaknya bertemu suami tercinta dan keluarga besarnya.

4 dari 5 halaman

 Maria Sura OlaMaria Sura Ola © Tajukflores.com/Metro TV

Maria berharap pemerintah memperhatikan kedua buah hatinya yang masih berusia lima dan satu tahun itu.

" Harapan saya, anak saya kan masih kecil, saya mohon harapan dan belas kasihan dari pemerintah, perhatikan anak saya apalagi masa depan kan masih terlalu panjang. Saya tidak ada keluarga lagi, tidak ada harapan lagi untuk mereka. Saya kasihan anak saya. Perhatikan anak saya, apalagi anak saya yang masih kecil. Itu saja yang saya harapkan," Ungkapnya, dikutip dari Antaranews.

5 dari 5 halaman

Nelelamadike merupakan salah satu desa terparah akibat banjir bandang. Selain 56 korban tewas, setidaknya ada 1.200 orang yang mengungsi di posko darurat yang dibangun pemerintah.

Untuk diketahui, total korban jiwa dalam bencana alam di Pulau Adonara sebanyak 71 jiwa, 5 dilaporkan hilang, 70 jiwa luka-luka dan masih dirawat dan 1.389 warga mengungsi di posko-posko terpusat. Sedangkan total jiwa terdampak dari 19 desa dari 6 kecamatan sebanyak 95.626 jiwa.

Kita doakan sama-sama semoga Maria diberikan ketabahan dan kesabaran, dan keluarganya yang telah tiada diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Amin.

 

Join Diadona.id