Kisah Sedih Ibu Kalsum Merintih Disika, Dipukul Hingga Hendak Dipenjarakan Anaknya Sendiri

D-Stories | Jumat, 3 Juli 2020 08:35
Kisah Sedih Ibu Kalsum Merintih Disika, Dipukul Hingga Hendak Dipenjarakan Anaknya Sendiri

Reporter : Anif Fathul Amin

Tega banget sih!

Kalsum (60), warga Desa Ranggegate, Lombok Tengah menceritakan disiksa oleh anak kandungnya selama bertahun-tahun lamanya Selain itu, Kalsum juga kerap mendapatkan perlakukan kasar dari anaknya sendiri. Teranyar karena gara-gara sepeda motor dipakai saudara, anaknya berinisial M (40) itu tega akan memerkarannya ke polisi.

Meski laporan anaknya itu akhirnya ditolak oleh polisi, namun hatinya merasa sedih. Pasalnya, yang melakukan tersebut adalah darah dagingnya sendiri.

2 dari 5 halaman

Merilis dari Kompas.com, saat ditemui Kalsum mengaku memang hubungannya dengan anaknya itu tidak cukup harmonis. Selain dilaporkan ke polisi itu, selama ini ia memang sering diperlakukan kasar, bahkan sempat diusir dari rumah.

" Dia sering katain saya kotor, ditonjok pernah, dia juga sering menyuruh saya pergi (diusir)" kata Kalsum dengan meneteskan air mata, Senin (29/6/2020).

Meski diperlakukan kasar, namun Kalsum mengaku tidak pernah membencinya. Bahkan, ia selalu berdoa agar anaknya itu selalu mendapat kebaikan.

3 dari 5 halaman

Terkait laporan anaknya ke polisi itu, Kalsum menceritakan jika sepeda motor yang dipermasalahkan tersebut ia beli dari harta warisan suaminya.

Saat itu, M menjual tanah warisan ayah atau suaminya tersebut senilai Rp 200 juta. Dari penjualan itu, ia mengaku hanya diberi bagian Rp 15 juta. Uang tersebut kemudian ia belikan sepeda motor.

Hanya saja karena saudaranya ada yang pinjam, sepeda motor tersebut sementara ditinggal ke rumah saudaranya itu.

4 dari 5 halaman

 Anak Ibu Kalsum yang Ingin Melaporkannya ke PolisiAnak Ibu Kalsum yang Ingin Melaporkannya ke Polisi © Kompas.com

Namun tak menyangka, hanya gara-gara dipinjam saudara itu justru anaknya emosi dan menudingnya melakukan penggelapan sepeda motor. Beruntung laporan anaknya itu ditolak oleh polisi. Karena ia menganggap tudingan anaknya itu tidak benar.

" Motor itu saya beli dari bagian uang warisan 15 juta, sebenarnya ada Rp 200 juta hasil penjualan, tapi M membawa uang warisan tersebut entah ke mana," kata Kalsum menambahkan.

5 dari 5 halaman

Sementara itu, M saat dikonfirmasi justru menampik pernyataan ibu kandungnya tersebut. Ia mengaku tak pernah berbuat kasar apalagi memukul ibunya.

" Ibu itu hanya ingin menjelek-jelekan saya, dia bilang diancam, dipukul, merasa dia aja yang paling benar. Ibu macam apa itu kalau begitu caranya," kata M saat dikonfirmasi via telepon.

Sedangkan terkait dengan kasus sepeda motor itu, ia keberatan karena dibawa ke rumah saudaranya. Menurutnya, sepeda motor tersebut dibeli dari harta warisan. Sehingga ia juga merasa punya hak dengan kendaraan tersebut.

" Motor itu dia bawa ke rumah saudaranya, padahal itu kita beli dari harta warisan. Jadi saya juga punya hak terhadap motor itu, itu yang saya keberatan" kata M.

Join Diadona.id