Nama Lain dari Permainan Tenis Meja adalah

D-Stories | Rabu, 26 Januari 2022 14:25

Reporter : Nasa

Mari simak ulasan terkait nama lain tenis meja berikut ini

Nama lain dari tenis meja adalah Pingpong. Cabang olahraga yang satu ini cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia. Tenis meja atau pingpong juga mudah ditemui dan kerap dimainkan di lingkungan pemukiman hingga event pertandingan olahraga internasional.

Kabarnya, dahulu, tenis meja dikenal sebagai permainan kelas atas. Karena hanya dimainkan oleh orang-orang atau kalangan bangsawan sebagai kegiatan rekreasi setelah melakukan aktivitas makan malam.

Nama Lain dari Permainan Tenis Meja adalah
2 dari 7 halaman

Nama Lain dari Tenis Meja adalah

Menurut 'Buku Ajar Teori dan Praktik Permainan Tenis Meja' (2020) yang ditulis oleh Andi Kasanrawali, S.Pd., M.Pd, hampir seluruh negara di dunia mengenal olahraga tenis meja dengan pingpong.

Istilah pingpong sendiri dipatenkan oleh perusahaan Inggris J.Jaques dan Son Ltd sebagai sebuah merek dagang pada tahun 1901. Usai dipatenkan, Pingpong jadi merek dagang di Amerika pada tahun 1920-an.

Kemudian pada tahun 1926, berdirilah Federation Internationale de Tennis de Table atau International Table Tennis Federation (ITTF). Sejak saat itu, nama olahraga juga lazim digunakan.

3 dari 7 halaman

ITTF sendiri diprakarsai oleh Dr. George Lehmann dari Jerman. Usai pendirian organisasi tersebut, digelarlah Kejuaraan Dunia Tenis Meja pertama kali pada tahun 1926. Lokasinya berada di Ibu Kota Britania Raya, yakni London.

Kejuaraan tenis meja internasional ini kemudian rutin dilaksanakan atau digelar setiap dua tahun sekali. Lalu usai pelaksanaan kejuaraan Eropa yang pertama, pada tanggal 12 Desember 1926, induk organisasi tenis meja I*TTF mengubah nama Kejuaraan Eropa menjadi Kejuaraan Dunia.

4 dari 7 halaman

Peralatan yang Dibutuhkan untuk Olahraga Tenis Meja

Bagi kamu para pemula yang ingin mencoba olahraga yang satu ini, bisa menyiapkan deretan peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan ya. Peralatan yang dibutuhkan juga harus memenuhi standar yang sudah ditentukan.

1. Bet

Tidak ada ketentuan khusus mengenai bentuk, ukuran, maupun berat bet yang digunakan dalam permainan tenis meja. Akan tetapi, permukaan daun bet harus datar dan kaku, minimal 85% terbuat dari kayu, diukur dari ketebalannya.

Lapisan perekat dalam kayu bisa diperkuat dengan bahan berserat, seperti serat karbon (carbon fiber), serat kaca (glass fiber), atau kertas yang dipadatkan. Penggunaan bahan tersebut tidak boleh lebih dari 7,5% total ketebalan bet atau tidak lebih dari 0,35 mm (yang lebih tipis yang digunakan sebagai acuan).

Sisi daun bet yang digunakan untuk memukul bola harus dilapisi karet licin (halus) maupun berbintik. Jika bet menggunakan lapisan karet berbintik yang menonjol keluar (tanpa spons), ketebalan karet termasuk lapisan lem perekat tidak boleh lebih dari 2 mm.

Jika permukaan bet dilapisi karet lunak (sandwich rubber) atau spons dengan bintik di dalamnya menghadap keluar atau ke dalam, ketebalan lapisannya tidak boleh lebih dari 4 mm, termasuk lem perekat.

Saat permainan dimulai dan setiap kali menukar bet ketika permainan berlangsung, pemain harus menunjukkan betnya kepada lawan dan wasit serta mengizinkan mereka untuk memeriksa atau mencoba bet tersebut.

2. Meja

a. Ukuran Meja

Meja yang digunakan dalam permainan tenis meja memiliki ukuran :

  • panjang meja : 274 cm

  • lebar meja : 152,5 cm

  • tinggi meja dari lantai : 76 cm

  • tebal garis sisi : 2 cm

  • luas meja : 4, 1785 m2

b. Syarat Meja

  • Permukaan meja bisa dibuat dari berbagai macam bahan, tetapi harus bisa menghasilkan pantulan setinggi 23 cm dari bola yang dijatuhkan dari ketinggian 30 cm.

  • Permukaan meja seluruhnya harus berwarna gelap yang dilengkapi garis putih selebar 2 cm pada sisi panjang dan lebar meja.

  • Permukaan meja dibagi menjadi dua bagian yang sama oleh net paralel dengan garis akhir dan harus melewati lebar permukaan masing-masing bagian meja.

  • Pada permainan ganda, meja dibagi menjadi dua bagian yang sama dengan garis putih selebar 3 mm, paralel dengan garis lurus di sepanjang meja.

5 dari 7 halaman

3. Net

Seperti halnya meja, net pada permainan tenis meja juga memiliki standar tertentu sebagai berikut.

  • Perangkat net terdiri dari net, perpanjangannya, dan dua tiang penyangga, termasuk dua penjepit yang dilekatkan ke meja.

  • Net dipasang dengan bantuan tali yang melekat pada kedua ujung tiang setinggi 15,25 cm. Batas perpanjangan kedua tiang pada setiap sisi akhir lebar meja adalah 15,25 cm.

  • Net memiliki ukuran panjang 183 cm, lebar atau tinggi 15,25 cm, dan luas 0,279075 m2.

  • Dasar net sepanjang lebar meja harus rapat dengan permukaan meja dan perpanjangan ujung net harus serapat mungkin dengan tiang penyangga.

4. Bola

Bola yang digunakan dalam permainan tenis meja terbuat dari bahan selulosa yang ringan dengan diameter 40 mm dan berat 2,7 gram. Jika dijatuhkan dari ketinggian 30,5 cm, bola akan menghasilkan pantulan pertama setinggi 23–26 cm.

Pada umumnya, bola ping pong berwarna putih atau oranye. Pada bola terdapat tanda bintang 1, 2, atau 3 yang menunjukkan kualitas bola. Tanda bintang 3 menunjukkan bahwa bola tersebut memiliki kualitas yang paling tinggi dan biasanya digunakan dalam turnamen-turnamen resmi.

6 dari 7 halaman

Teknik Dasar Tenis Meja

Teknik Dasar Tenis Meja

Untuk dapat memainkan tenis meja dengan baik dan benar, ada beberapa teknik dasar yang perlu Anda pelajari dan kuasai. Bagaimana teknik memegang bet dan melakukan pukulan yang benar? Simak penjelasannya berikut ini.

1. Teknik Memegang Bet

Ada tiga teknik memegang bet dalam permainan tenis meja, yaitu shakehand grippenhold grip, dan seemiller grip

a. Shakehand Grip

Shakehand grip adalah teknik memegang bet seperti sedang berjabat tangan. Teknik ini banyak digunakan oleh atlet tenis meja profesional dan sangat populer di negara-negara Eropa. Teknik shakehand grip memungkinkan Anda menggunakan kedua sisi bet untuk memukul bola.

b. Penhold Grip

Teknik ini adalah teknik memegang bet dengan cara seperti memegang pena atau penhold grip. Teknik ini dikenal juga dengan nama Asian grip. Dengan cara ini, Anda hanya bisa memukul dengan satu sisi bet.

c. Seemiller Grip

Teknik ini disebut juga dengan nama Ameerican grip dan banyak digunakan oleh para pemain profesional. Cara memegang bet dengan teknik ini sama dengan shakehand grip, tetapi bet bagian atas diputar 20 – 90 derajat ke arah tubuh dan jari telunjuk menempel di sepanjang sisi bet.   

2. Posisi Tubuh

Dalam tenis meja, ada dua posisi tubuh, yaitu posisi bersiap siaga (teknik stance) dan posisi gerakan kaki (teknik footwork).

a. Bersiap Siaga (Teknik Stance)

Teknik stance merupakan salah satu cara menempatkan posisi kaki, tangan, dan anggota badan ketika akan menyerang lawan atau bertahan dari serangan lawan. Teknik ini terdiri dari dua macam gaya, yaitu square stance dan side stance.

  • Square stance adalah teknik positioning, yaitu posisi tubuh mengarah ke meja dan biasanya dipakai ketika menerima bola servis atau posisi siap kembali saat mendapatkan serangan dari lawan. Caranya adalah gerakkan satu kaki selangkah ke depan, belakang, kanan, kiri, atau diagonal.

  • Side stance dilakukan dengan posisi badan menyamping ke kanan atau kiri sehingga posisi bahu lebih dekat dengan net ketika akan menyerang lawan. Untuk pemain kidal, posisi bahu sebelah kiri harus lebih dekat dengan net.

b. Gerakan Kaki (Teknik Footwork)

Banyaknya langkah kaki pada permainan tenis meja dibedakan menjadi 1 langkah, 2 langkah, 3 langkah, dan lebih dari 3. Arah pergerakan kaki bisa ke samping kanan, samping kiri, depan, belakang, atau diagonal.

Posisi kaki harus diimbangi dengan jarak antisipasi antara posisi bola datang dengan posisi pemain. Jika jaraknya sangat dekat, gunakan gerakan 1 langkah atau berdiri pada posisi tetap. Jika jaraknya sangat jauh, gunakan gerakan 2 langkah.

Teknik footwork yang paling sering digunakan adalah metode two-steps, terutama pada pemain yang memiliki tipikal menyerang lawan. Pelajari langkah-langkahnya berikut ini.

  • Lutut sedikit ditekuk, berat badan dibagi rata pada kedua kaki dan ditumpukan pada ujung kaki.

  • Jika hendak melangkah ke kiri, kaki kiri digeser ke arah kiri dan berat badan dibebankan ke kaki kiri. Lakukan cara yang sama jika ingin melakukan dua kali langkah.

  • Kaki kanan mengikuti kaki kiri. Jika akan melakukan forehand, kaki kanan ditarik ke belakang sehingga persis seperti posisi awal melakukan pukulan

  • Setelah melakukan pukulan, perhatikan arah bola dan kembalilah ke poisis awal. Jika ingin bergerak ke kiri, dorong dengan kaki kanan. Jika tidak berada dalam posisi siap, bergeraklah ke arah belakang, tetapi jika lawan memukul bola, jangan bergerak.

  • Jika akan mencoba pukulan forehand, tarik kaki kanan ke belakang sehingga badan tepat pada posisi awal teknik Ketika melakukan serangan, lihat arah bola dahulu, lalu kembali ke posisi awal. Saat memukul bola, jangan memberikan gerakan tubuh dan perhatikan posisi lawan.

7 dari 7 halaman

3. Teknik Memukul Bola

Tenis meja juga mengenal dua jenis pukulan, yaitu pukulan forehand dan backhand. Keduanya dapat dilakukan secara lurus maupun menyilang meja dengan cara sebagai berikut.

a. Pukulan Forehand dan Backhand Lurus

Cara melakukan pukulan forehand dan backhand lurus adalah bola dilambungkan ke arah teman, dilakukan berpasangan atau kelompok. Pemain yang sudah melakukan pukulan forehand/backhand dan pelambung bergerak berpindah tempat.

b. Pukulan Forehand dan Backhand Menyilang

Pukulan forehand/backhand menyilang dilakukan dengan cara bola dilambungkan oleh teman dan dipantulkan ke meja dengan pukulan servis. Pukulan dilakukan berpasangan atau kelompok dan pemain yang telah melakukan pukulan backhand dan pelambung bergerak berpindah tempat.

4. Teknik Melakukan Servis

Ada tiga cara melakukan servis dalam tenis meja, yaitu servis forehand/backhand lurus bidang servis, menyilang; dan ke arah sasaran. Ketiganya dilakukan berpasangan/berkelompok dan yang telah melakukan pukulan servis bergerak berpindah tempat.

Adapun teknik servis dan cara menerima bola servis yang benar adalah sebagai berikut.

  • Servis dilakukan dengan bola berada di tengah telapak tangan dan dalam kondisi diam.

  • Bola dilambungkan tanpa putaran secara vertikal dengan ketinggian 16 cm.

  • Bola dipukul setelah turun tanpa menyentuh meja terlebih dahulu.

  • Ketika melakukan servis, bola harus terlihat oleh penerima bola.

  • Jika servis tidak dilakukan sesuai peraturan, wasit atau pembantu wasit akan memberikan peringatan.

  • Bola servis dapat dikembalikan jika sudah melewati net dan menyentuh meja satu kali.

5. Teknik Melakukan Smash

Pukulan smash bisa dilakukan dengan cara forehand atau backhand dengan cara sebagai berikut.

a. Smash Forehand

  • Kaki kiri diletakkan di depan dan kaki kanan di belakang. Badan dimiringkan sedikit ke kanan sehingga berat badan berumpu pada kaki kanan.

  • Lengan kanan ditarik ke belakang dan pinggang sedikit dimiringkan ke kanan.

  • Setelah bola memantul dan mencapai titik tertinggi, lengan diayunkan dari bawah ke atas, lalu pukul dan tekan bola ke bawah dengan bantuan pergelangan tangan.

b. Smash Backhand

  • Kaki kanan diletakkan di depan dan kaki kiri di belakang, badan dimiringkan sedikit ke arah kiri sampai pundak kanan menghadap ke meja.

  • Lengan bawah ditarik ke arah kiri, ke belakang, dan lebih tinggi dari meja.

  • Setelah bola memantul dan mencapai titik paling tinggi, lengan bawah diayun ke depan arah kanan untuk memukul Pergelangan tangan digunakan untuk membantu menekan dan mengatur arah bola. Berat badan berpindah dari kiri ke kanan.

Nah itu dia ulasan terkait dengan pertanyaan 'Nama Lain dari Tenis Meja adalah' yang sering keluar dalam soal ujian sekolah. Semoga ulasan kali ini membantu ya. Selamat belajar!

Join Diadona.id