Anak Perempuan Lebih Posesif ke Ayahnya, Wajar Nggak sih Mom?

Family | Minggu, 20 September 2020 08:17
Anak Perempuan Lebih Posesif ke Ayahnya, Wajar Nggak sih Mom?

Reporter : Riza Umami

Maunya ikut ayahnya terus.

Anak perempuan memang cenderung lebih dekat pada ayahnya dibandingkan pada ibunya. Pada sejumlah anak, mereka bahkan sampai pengin ikut terus kalau ayahnya mau keluar.

Kalau nggak gitu, biasanya mereka bakal melarang ayahnya untuk pergi dan memintanya untuk menemani si anak di rumah aja. Kalau sampai nggak diturutin, anak bisa-bisa ngambek bahkan sampai nangis. Pernah ngalamin yang seperti itu nggak, Mom?

2 dari 3 halaman

 ilustrasi ayah dan anakilustrasi ayah dan anak © neyssalee.com

Hal seperti ini sebenarnya adalah sesuatu yang wajar dan tidak perlu terlalu khawatir karena sejumlah anak perempuan memang ingin memiliki sang ayah seutuhnya sehingga ia pun jadi lebih posesif pada ayahnya tersebut.

Kondisi ini pun selaras dengan yang dikatakan oleh seorang psikolog dari Klik Dokter yaitu Ikhsan Bella Persada, M.PsI, yang mengatakan bahwa anak perempuan yang masih kecil memang cenderung memiliki sifat egosentris. Ia merasa bahwa sang ayah hanyalah miliknya seorang.

3 dari 3 halaman

 ilustrasi ayah dan anakilustrasi ayah dan anak © Shutterstock

Ikhsan menambahkan, " Sifat egosentris ini berarti tidak ingin berbagi. Jadi, kalau anak sudah sangat sayang dengan ayahnya, maka ia merasa sang ayah adalah miliknya seorang atau tidak untuk orang lain”.

Sebenarnya, anak perempuan yang lebih posesif pada ayahnya ini bukanlah hal yang terlalu berdampak negatif. Namun, hal ini dapat menimbulkan persaingan kasih sayang dari ayah, antara anak dan ibu. Bila begitu, Mom pun harus bersabar terlebih dulu dan ketika nanti anak mulai besar, berilah pengertian sedikit demi sedikit dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh anak. Semoga membantu.

Join Diadona.id