Gejala Kanker Serviks dan Ciri-Cirinya di Awal dan Stadium 2

Health | Sabtu, 22 Februari 2020 12:06

Reporter : Dhewi Bayu Larasati

Selain kanker payudara, kanker serviks menyumbang angka kematian yang tinggi pada wanita. Sudahkah kita aware?

Kanker serviks adalah jenis kanker yang terjadi di sel-sel serviks - bagian bawah rahim yang terhubung ke vagina.

Sebagian besar kanker ini disebabkan oleh berbagai jenis human papillomavirus (HPV), dan infeksi menular seksual.

Ketika terkena HPV , sistem kekebalan tubuh biasanya mencegah perusakan tersebut. Sayangnya pada sebagian orang, virus tersebut bertahan selama bertahun-tahun yang pada akhirnya berkontribusi terhadap proses pembentukan sel kanker di leher rahim.

Untuk menghindari atau mmperkecil kemungkinan terjadinya kanker serviks, diperlukan tes skrining dan vaksin untuk melindungi dari infeksi dari HPV ini.

Di Amerika sendiri, kanker serviks merupakan penyebab utama kematian wanita. Namun data tersebut berubah setelah muncul tes skrining deteksi dini kanker serviks.

Gejala Kanker Serviks dan Ciri-Cirinya di Awal dan Stadium 2
2 dari 5 halaman

Gejala Awal Kanker Serviks

Ilustrasi Kanker ServiksIlustrasi Kanker Serviks © medicalnewstoday.com

Lagi-lagi sayangnya, gejala kanker serviks selalu tidak jelas, atau bahkan mungkin nggak menunjukkan apapun sampai akhirnya mencapai stadium lanjut. Itulah kenapa penting banget untuk melakukan pencegahan dan skrining kesehatan secara rutin dan menyeluruh.

Apa yang harus dilakukan?

Yakni dengan melakukan tes pap smear secara rutin. Tes ini akan menjadi deteksi dini sebelum gejala kanker serviks ini muncul. Dengan tes pap smear, makadapat terlihat perubahan sel yang mengindikasikan kemungkinan perkembangan kanker, diambil tindakan dini untuk mengobatinya

Gejala kanker serviks yang umum muncul diantaranya,

Pendarahan yang Tidak Biasa

Pada kebanyakan kasus, gejala kanker serviks yang pertama selalu ditandai dengan pendarahan yang abnormal pada vagina.

Pendarahan sebagai gejala kanker serviks tersebut termasuk diantaranya terjadi pada,

  • Selama atau setelah berhubungan seks
  • Selama masa menstruasi
  • Setelah mengalami menopause

Untuk meningkatkan kewaspadaan, nggak ada salahnya untuk melakukan kunjungan ke dokter kalau kamu mendapati mendapati pendarahan tersebut.

Keputihan yang Berbau

Dikutip dari laman Alodokter.com, normalnya, keputihan akan berwarna jernih, ngak berbau dan dalam jumlah yang normal. Tapi keputihan yang merujuk pada gejala kanker serviks ditandai dengan keputihan yang berwarna merah muda hingga kecoklatan, mengandung darah dan diserati dengan bau yang nggak sedap.

Hal tersebut sangat mungkin menjadi gejal kanker serviks karena berarti sedang terjadi masalah atau gangguan pada sistem reproduksi.

Nyeri Panggul

Gejala kanker serviks bisa jug ditandai dengan nyeri panggul yang luar biasa. Selain itu biasanya disertai dengan adanya rasa sakit yang muncul pada perut bagian bawah pusar. Rasa sakit ini sbegai gejala kanker serviks, biasanya akan muncul terus menerus atau bisa juga hilang dan timbul

Nyeri Saat Berhubungan Seksual

Rasa nyeri pasca berhubungan seksual, bisa jadi merupakan gejala kanker serviks. Munculnya rasa nyeri tersebut biasanya akan diikuti dnegan pendarahan setelah berhubungan seksual.

Nyeri saat Buang Air Kecil

Gejala kanker serviks berupa nyeri saat buang air kecil ini, seperti memang jarang terjadi. Namun harus diwaspadai bila dibarengi dengan gejala kanker serviks yang lain. Mengapa kok bisa ke kandung kemih?

Karena rasa nyeri tersebut bisa banget muncul akibat pertumbuhan sel kanker yang menekan kandung kemih dan saluran kemih.

Nggak cuman lima gejala kanker serviks di atas, hal lain yang bisa kamu jadikan alasan untuk segera melakukan pemeriksaan yakni ketika salah satu gejala juga dibarengi dengan merasa kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan secara tiba-tiba, rasa lelah yang tidak diketahui, nyeri punggung, nyeri kaki hingga adanya pembengkakan pada kaki.

3 dari 5 halaman

Gejala Kanker Serviks Stadium 2

Ilustrasi Kanker PayudaraIlustrasi Kanker Payudara © 2019 https://www.diadona.id/today.com

Saat kondisi kanker sudah makin parah, maka dapat dilihat dari gejala kanker serviks berikut:

Peningkatan Frekuensi Buang Air Kecil

Gejala kanker serviks ini bisa saja muncul karena sel kanker yang tumbuh di serviks, telah menyebar sampai ke kandung kemih. Untuyk memastikan kalau ini merupakan gejala kanker serviks dan bukan masalah pada saluran kemih itu sendiri, kamu perlu memeriksakan diri ke dokter.

Mudah Capek

Kondisi ini bisa menjadi gejala kanker serviks karena adanya pendarahan yang tidak normal pada vagina. Akibatnya, lama kelaman tubuh jadi kekkurangan sel darah merah dan menjadi cepat lelah.

Rasa lelah sebagai gejala kanker serviks ini nggak mudah hilang begitu saja, bahkan kalau kamu sudah beristirahat yang cukup.

Sembelit

Sembelit sebgaai gejala kanker serviks, berarti telah terjadi penyebaran kanker hingga ke usus besar. Kondisi ini sangat mungkin terjadi saat kanker telah mencapai stadium lanjut.

Adanya Bercak Darah di Urin

Saat muncul gejala kanker serviks ini, sebaiknya harus segera melakukan pemeriksaan ke dokter.

Kehilangan Nafsu Makan

Kondisi ini bisa menjadi salahs atu gejala kanker serviks. Ini karena sel kanker membuat tubuh jadi sulit menerima asupan makanan. Akibatnya, terjadi penurunan berat badan secara drastis.

Keluarnya Urin atau Feses dari Vagina

Ini karena terjadi pengaruh terhadap fungsi vagina. Gejala kanker serviks ini umumnya muncul pada stadium lanjut, yang menyebabkan karena kebocoran urin atau kelurnya tinja dari vagina.

Mengapa gejala kanker serviks ini bisa terjadi terjadi? Karena akibat dari terbentuknya fistula antara vagina dan saluran kemih, atau fistula ani antara vagina dan anus, sehingga urine dan fases dapat melewati vagina.

4 dari 5 halaman

Ciri-Ciri Gejala Kanker Serviks

Ilustrasi Wanita Sakit Ilustrasi Wanita Sakit © 2020 https://rawpixel.com/

Beberapa ciri-ciri dan gejala kanker serviks tersebut juga sangat mungkin terjadi pada kondisi penyakit lain. Untuk itu, sangat disarankan untuk melakukan tes sesaat setelah salah satu gejala kanker serviks muncul, atau pemeriksaan rutin tahunan.

Bagi yang sudah aktif berhubungan seksual, sangat disarankan untuk melakukan pap smear setidaknya tiga sampai lima tahun sekali sesuai dengan anjuran dokter

Semakin dini terdeteksi, maka semakin cepat dilakukan tindakan sehingga harapan hidup penderita semakin tinggi.

5 dari 5 halaman

Tanda dan Gejala Kanker Serviks

Ilustrasi Kanker ServiksIlustrasi Kanker Serviks © topclassactions.com

Ilmu kedokteran memang telah berkembang pesat, namun hingga kini apa penyebab pasti dari kanker masih belum diketahui. Ada banyak hal yang menjadi faktor termasuk merokok, paparan sinar UV, gaya hidup tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik hingga danya infeksi yang berujung pada kanker.

Meski begitu, banyak ahli berpendatap kalau penyakit ini bisa dicegah hingga 40 persen dengan cara menurunkan faktoir risikonya.

Kanker ini sangat bisa diobati asalkan penderita mengetahuinya lebih awal dengan memperhatikan gejala kanker serviks yang timbul. Berbagai perawatan yang bisa dilakukan yaitu,

  • Operasi
  • Terapi radiasi
  • Kemoterapi
  • Terapi yang ditargetkan
Join Diadona.id