Mengenal Ruminasi, Gagal Move On dan Terjebak Pikiran Negatif yang Bisa Bikin Depresi

Health | Selasa, 7 Desember 2021 17:03

Reporter : Anif Fathul Amin

Siapa yang ngalamin kayak gini juga?

Setiap harinya, otak manusia menampung begitu banyak pikiran yang terlintas. Namun, pernahkah kalian mengalami situasi di mana hanya satu pikiran sedih dan negatif itu saja yang kerap melintas di otak sepanjang hari? Tindakan mengingat pikiran sedih dan negatif secara berulang disebut dengan ruminasi.

Mengenal Ruminasi, Gagal Move On dan Terjebak Pikiran Negatif yang Bisa Bikin Depresi
2 dari 6 halaman

Ilustrasi DepresiIlustrasi Depresi © 2020 shutterstock.com/PR Image Factory

Dilansi dari Psychology Today, Ruminasi hanyalah mengulangi pikiran negatif atau suatu masalah secara terus-menerus tanpa ada penyelesaian. Ketika sedang merasa tertekan, kondisi ruminasi ini biasanya membuat seseorang menjadi merasa tidak berharga dan kehilangan harapan.

Jika diibaratkan, ruminasi ini layaknya ‘lingkaran setan’, yakni tidak berujung. Seseorang akan terus mengingat dan memikirkan hal-hal negatif yang terjadi dalam hidupnya tanpa adanya kemampuan untuk mencari jalan keluar.

3 dari 6 halaman

Jika dibiarkan berlarut-larut, kondisi ini bisa berbahaya bagi kesehatan mental dan dapat menyebabkan seseorang merasa terisolasi dan menjauh dari orang lain. Menurut American Psychological Association yang dikutip dari Health Line, ada beberapa alasan mengapa seseorang berada dalam kondisi ruminasi ini:

4 dari 6 halaman

Ilustrasi Wanita MenyesalIlustrasi Wanita Menyesal © Shutterstock

  1. Mereka percaya bahwa dengan memikirkan atau merenungkan suatu hal secara terus-menerus, mereka akan mendapatkan wawasan terhadap hidup atau masalah yang sedang terjadi.
  2. Memiliki riawayat trauma secara emosional ataupun fisik.
  3. Menghadapi stres berkepanjangan yang tidak bisa dikontrol. Lebih lanjut, menurut profesor psikologi dari Yale University, Amerika Serikat, Susan Nolen-Hoeksema, banyak ruminator yang bertahan dalam rasa depresi mereka karena pandangan negatif yang dimiliki membuat mereka tidak mampu memecahkan masalah.
5 dari 6 halaman

ilustrasi depresiilustrasi depresi © unsplash.com

Menurut penelitiannya, seorang ruminator sering kesulitan untuk menemukan solusi bagi masalah yang ada. Sebagai contoh, jika seorang teman sedang menghindari mereka, kemungkinan mereka akan menghindari si teman tersebut pula.

Jika kalian sedang mengalami kondisi ini, penting untuk menghentikannya sesegera mungkin agar tidak menjadi semakin intens. Lantas, apa yang bisa dilakukan untuk menghentikan ruminasi ini? Melansir dari Health Line, berikut tipsnya.

6 dari 6 halaman

  • Cari distraksi biar kalian kehilangan waktu buat berpikit hal negatif
  • Kurangi ekspektasi berlebihan terhadap sesuatu atau seseorang
  • Fokus untuk memperbaiki keadaanmu sekarang ini, dan move on dari masa lalu.
  • Olahraga dan meditasi
  • Cari tahu pemicunya dan kalo pemicu itu muncul lagi maka belajarlah untuk stay calm dan stay cool.

 

Join Diadona.id