Sering Jadi Sarang Kuman, Ini 5 Cara Aman Saat Harus Gunakan Toilet Umum

Health | Selasa, 5 Oktober 2021 17:03

Reporter : Anif Fathul Amin

Penting untuk diketahui, apalagi dipraktikkan!

Toilet umum adalah fasilitas publik yang tersebar di banyak tempat dan diperuntukkan untuk siapa saja. Karena digunakan oleh banyak orang dengan kesadaran akan kebersihan yang berbeda-beda, maka toilet umum bisa menjadi sarang kuman yang dapat memicu penyakit.

Toilet umum juga bisa menjadi media penyebaran virus. Sebagai contoh, partikel virus flu bisa bertahan di permukaan benda selama beberapa jam. Belum lagi bakteri yang dari karakteristiknya memiliki jangka hidup lebih lama dari virus. Jika tidak hati-hati, bakteri bisa masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan diare, seperti mengutip Health.

Untuk itu, menjaga kebersihan diri sebelum atau sesudah menggunakan toilet umum begitu penting. Inilah cara yang bisa kamu lakukan agar kamu tetap aman saat harus menggunakan toilet umum dan mencegah berbagai risiko penyakit!

Sering Jadi Sarang Kuman, Ini 5 Cara Aman Saat Harus Gunakan Toilet Umum
2 dari 7 halaman

Menjaga jarak

Ilustrasi ToiletIlustrasi Toilet © unsplash.com/Oliver Hale

Seperti yang kita tahu, toilet adalah tempat umum yang sering kali digunakan oleh banyak orang. Oleh karena hal tersebut, menjaga jarak dengan orang lain yang menggunakan toilet umum sangat dianjurkan. Ini karena setiap orang punya tingkat kebersihan diri yang berbeda-beda.

Cara ini dimaksudkan agar badan kita lebih bisa terjaga dari berbagai virus yang menempel.

3 dari 7 halaman

Pakai sarung tangan

Ilustrasi Sarung TanganIlustrasi Sarung Tangan © pexels.com/Gustavo Fring

Bila memungkinkan, sarung tangan bisa digunakan untuk menghindari kontak langsung dengan permukaan benda saat berada di toilet, dilansir Health.

Jika tidak ada, kamu bisa menggunakan saputangan atau tisu untuk melindungi tangan, terlebih saat memegang gagang pintu. Mengutip Harvard Health Publishing, seorang pakar mengatakan kalau virus atau kuman penyakit lainnya memang tidak akan masuk ke kulit bila terjadi kontak dengan benda-benda di toilet. Namun, yang bisa berbahaya adalah bila kamu menyentuh mata, hidung, atau mulut.

Untuk itu, menjaga tangan tetap bersih dan jauh dari kontak ke permukaan benda di toilet umum bisa penting. Hal lain yang tak kalah penting adalah dengan rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

4 dari 7 halaman

Jangan berlama-lama di toilet

Ilustrasi ToiletIlustrasi Toilet © unsplash.com/Jan Antonin Kolar

Buat kamu yang sering berlama-lama di toilet, hal ini tidak dianjurkan. Masih bersumber dari Health, menurut Anne Rimoin, MPH, PhD, profesor epidemiologi dari UCLA, AS, makin lama kita berada di toilet, makin tinggi risiko terpapar partikel virus atau bakteri.

Bukan berarti kamu harus terburu-buru dalam menggunakan toilet umum sampai melupakan hal penting seperti mencuci tangan. Namun, kamu disarankan untuk lebih bijak dalam menghabiskan waktu di sana. Bila tidak mendesak, misalnya memperbaiki rias wajah, menata rambut, atau membalas teks pesan, baiknya tidak dilakukan di toilet umum.

5 dari 7 halaman

Jangan pernah lupakan cuci tangan

Sebelum pandemik COVID-19 melanda, kebiasaan mencuci tangan masih sering diabaikan banyak orang, tak terkecuali ketika menggunakan toilet umum.

Kebiasaan mencuci tangan di era pandemik tampaknya makin lumrah, meskipun tak sedikit yang tetap menganggapnya remeh. Dilansir Healthline, cuci tangan merupakan kebiasaan kecil yang bisa berdampak besar bagi kesehatan tubuh karena bisa melindungi diri dari infeksi saluran pernapasan, seperti pneumonia, dan infeksi saluran pencernaan seperti diare yang umum disebabkan oleh bakteri E. Coli.

6 dari 7 halaman

Keringkan tangan dengan Tisu

Ilustrasi Tisu BasahIlustrasi Tisu Basah © shutterstock

Mengeringkan tangan segera setelah mencuci tangan dianjurkan karena virus dan bakteri bisa cepat menyebar ke dan dari tangan yang basah. Selain itu, para pakar kesehatan juga menganjurkan untuk mengeringkan tangan dengan tisu, yang dikatakan lebih efektif menghilangkan bakteri dan mengurangi kontaminasi dari lingkungan toilet yang kotor.

Selain itu, penggunaannya pun umumnya kurang tepat, misalnya hanya menggunakan alat tersebut secara singkat, sehingga tidak mengeringkan tangan dengan sempurna, sehingga masih mungkin bagi tangan untuk terkontaminasi virus atau bakteri, seperti dilansir Science-Based Medicine.

Join Diadona.id