Sering Makan Telur Bisa Bikin Bisulan, Mitos atau Fakta?

Health | Selasa, 13 Juli 2021 17:03

Reporter : Anif Fathul Amin

Ternyata begini lho penjelasannya....

Telur merupakan sumber protein hewani yang sangat dibutuhkan oleh tubuh berguna menjaga berlangsungnya metabolisme tubuh. Tidak dapat dipungkiri bahwa telur memang menjadi salah satu menu sarapan favorit yang paling populer.

Banyak orang percaya bahwa makan telur menyebabkan bisul. Kondisi ini membuat sebagian orang dilema karena mengingat telur adalah makanan bergizi yang mudah diperoleh dan diolah. Namun, apakah hal tersebut benar adanya?

Sering Makan Telur Bisa Bikin Bisulan, Mitos atau Fakta?
2 dari 6 halaman

Ilustrasi TelurIlustrasi Telur © fun-japan.jp

dr. I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK, dari D&I Skin Centre Denpasar mengatakan itu hanyalah mitos. Pada umumnya, makanan bukan penyebab utama munculnya bisul. Kemungkinan makanan manis atau lemak tinggi bisa menurunkan daya tahan kulit terhadap infeksi.

"Mitos saja. Makanan umumnya bukan penyebab langsung dari bisul, namun kemungkinan makanan manis atau lemak tinggi bisa menurunkan daya tahan alamiah kulit terhadap infeksi," terang dr Darma dalam wawancara dengan detikcom beberapa waktu lalu.

3 dari 6 halaman

Ilustrasi BisulIlustrasi Bisul © shutterstock.com/FGC

Bisul adalah infeksi bakteri yang memicu timbulnya peradangan di dalam kulit atau folikel rambut. Awalnya, kulit yang terjangkit infeksi akan menjadi merah dan muncul benjolan. Setelah beberapa hari, benjolan tersebut mulai terisi dengan nanah, dan rasa sakit mulai bisa dirasakan.

“Bisul biasanya muncul di area kulit yang memiliki kotoran berlebih, minyak, rambut, dan sering bergesekan dengan kulit lainnya (Wajah, leher, paha dan ketiak). Biasanya penyebab yang paling mungkin menimbulkan bisul adalah karena bakteri Staphylococcus aureus yang masuk ke dalam tubuh melalui goresan luka di kulit, ” tambahnya.

4 dari 6 halaman

Ilustrasi BisulIlustrasi Bisul © shutterstock.com/FGC

Selain adanya bakteri Staphylococcus aureus yang masuk dalam kulit, dr. I Gusti Nyoman Darmaputra juga menyebutkan, permukaan kulit yang kotor dan jarang dibersihkan, juga bisa menjadi penyebab lainnya bisul tumbuh pada permukaan kulit.

Bisul biasanya hanya muncul satu, tidak berkelompok, di atas permukaan kulit. Jika bisul muncul secara berkelompok, maka ini merupakan jenis infeksi yang lebih serius, yang dinamakan karbunkel.

5 dari 6 halaman

Ilustrasi BisulIlustrasi Bisul © shutterstock.com/FGC

Jadi, bagaimana dong supaya benjolan kecil tapi menyakitkan ini tidak menghampiri? Menurut dr. I Gusti Nyoman Darmaputra, kuncinya adalah dengan selalu menjaga kebersihan dan kesehatan kulit.

“Antara lain, harus menjaga kebersihan kulit setiap hari supaya minyak berlebih, kotoran, dan bakteri tidak menumpuk di kulit. Selanjutnya, harus perhatikan makanan juga,” kata dia.

6 dari 6 halaman

Mengingat bisul bisa terjadi karena ada masalah kulit, seperti jerawat, menghindari makanan yang tinggi lemak, tinggi gula, dan tinggi karbohidrat adalah pilihan yang bijak. Misalnya, gula, susu, dan roti putih.

Nah, jadi gitu ya guys penjelasannya. Walaupun bisul ini terkesan remeh, kita tetap perlu harus menjaga diri dari penyakit satu ini ya! Stay healthy Diazens!

Join Diadona.id