Terlalu Banyak Minum Vitamin, Hati-hati Bisa Overdosis!

Health | Kamis, 2 September 2021 16:57

Reporter : Mila Ismiranda

Konsumsi vitamin harus ada takarannya.

Di tengah pandemi COVID-19 seperti saat ini, punya sistem imunitas tubuh yang kuat penting untuk melindungi tubuh dari berbagai macam virus dan penyakit. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh adalah mengonsumsi suplemen vitamin.

Meski begitu, tahukah gak sih, tubuh manusia hanya memerlukan vitamin dalam jumlah kecil. Banyak minum vitamin justru bisa membuat kamu kelebihan alias overdosis vitamin.

Terlalu Banyak Minum Vitamin, Hati-hati Bisa Overdosis!
2 dari 4 halaman

Overdosis Vitamin

Sebagian besar suplemen vitamin yang dijual di toko obat punya dosis yang aman selama kamu mengonsumsinya sesuai petunjuknya.

Tapi, terkadang beberapa orang mengonsumsinya lebih banyak dari dosis yang dianjurkan.

Menurut Johanna Dwyer, RD, ilmuwan peneliti senior di Kantor Suplemen Diet National Institutes of Health, tidak ada manfaat dari mengonsumsi vitamin lebih banyak dari jumlah yang direkomendasikan. Selain itu, mengonsumsi vitamin tertentu dalam jumlah yang berlebihan bisa membuat kamu mengalami overdosis vitamin.

3 dari 4 halaman

Efek Samping Overdosis Vitamin

Ada dua kategori vitamin, yaitu yang larut dalam lemak (fat soluble) dan yang larut dalam air (water soluble).

Vitamin yang larut dalam air mudah dikeluarkan dari tubuh dan tidak mudah disimpan dalam jaringan. Bila dikonsumsi secara berlebihan, beberapa vitamin yang larut dalam air dapat menyebabkan efek samping, sebagai berikut:

  • Vitamin C. Bila dikonsumsi dalam dosis tinggi, vitamin C menyebabkan gangguan saluran pencernaan, seperti diare, kram, mual dan muntah. Mengonsumsi vitamin C dengan dosis 6 gram per hari dapat menyebabkan migrain.
  • Vitamin B3 (niasin). Ketika dikonsumsi dalam bentuk asam nikotinat, niasin dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, sakit perut, gangguan penglihatan, dan kerusakan hati bila dikonsumsi dengan dosis tinggi 1-3 gram per hari.
  • Vitamin B6 (piridoksin). Konsumsi B6 yang berlebihan dalam jangka panjang dapat menyebabkan gejala neurologis yang parah, lesi kulit, sensitivitas terhadap cahaya, mual dan mulas.
  • Vitamin B9 (folat). Mengonsumsi terlalu banyak folat atau asam folat dalam bentuk suplemen dapat memengaruhi fungsi mental, berdampak negatif pada sistem kekebalan dan menutupi kekurangan vitamin B12 yang dapat berakibat serius.
4 dari 4 halaman

Selain itu, vitamin yang larut lemak tidak larut dalam air dan mudah disimpan di jaringan tubuh. Bila dikonsumsi dalam dosis tinggi dan dalam waktu lama, jenis vitamin tersebut bisa menumpuk di jaringan tubuh dan menyebabkan lebih banyak kerusakan. Berikut efek sampingnya:

  • Vitamin A. Mengonsumsi terlalu banyak suplemen vitamin A dapat menyebabkan gejala, seperti mual, peningkatan tekanan intrakranial, koma, dan bahkan kematian.
  • Vitamin D. Mengonsumsi suplemen vitamin D dosis tinggi dapat menyebabkan gejala berbahaya, seperti penurunan berat badan, kehilangan nafsu makan, dan detak jantung tidak teratur. Kelebihan vitamin tersebut juga dapat meningkatkan kadar kalsium darah yang dapat menyebabkan kerusakan organ.
  • Vitamin E. Suplemen vitamin E dosis tinggi dapat mengganggu pembekuan darah, menyebabkan perdarahan dan menyebabkan stroke hemoragik.

Sekali lagi, segala hal yang berlebihan itu tidak baik. Termasuk dalam mengonsumsi vitamin. Semoga informasi ini bermanfaat!

Join Diadona.id