Wanita Lebih Rentan Terkena Osteoporosis, Mitos atau Fakta?

Health | Jumat, 23 Juli 2021 17:03

Reporter : Anif Fathul Amin

Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Semakin bertambahnya usia, semakin rentan seseorang terkena penyakit. Hal ini dibarengi dengan fisik yang mulai renta, dan kesehatan yang mulai menurun. Untuk golongan lansia, salah satu problem kesehatan yang sering ditemui adalah osteoporosis.

Osteoporosis alias pengeroposan tulang merupakan penyakit yang wajib diwaspadai baik pria maupun wanita. Namun, banyak orang berpendapat jika penyakit ini lebih sering dialami wanita.

Benarkah demikian?

Wanita Lebih Rentan Terkena Osteoporosis, Mitos atau Fakta?
2 dari 7 halaman

Hasil Penelitian Membuktikan

Gejala OsteoporosisGejala Osteoporosis © shutterstock.com/Photographee.eu

Sebagian ahli percaya, jika wanita lebih rentan mengalami osteoporosis atau pengeroposan tulang.

Melansir dari National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Diseases, 68% dari penduduk wanita yang ada di dunia mengalami osteoporosis, 75% diantaranya merupakan wanita yang mengalami masalah osteopororsis di bagian tulang pinggul.

Osteoporosis atau pengeroposan tulang dapat menyebabkan patah tulang yang menyakitkan. Adapun faktor yang menyebabkan wanita lebih rentan terkena osteoporosis, diantaranya:

3 dari 7 halaman

Hormon Estrogen

Ilustrasi Hormon EstrogenIlustrasi Hormon Estrogen © bestmom.id

Wanita yang mengalami penurunan kadar estrogen lebih berisiko terkena osteopororsis atau pengeroposan tulang. Hal ini sering terjadi pada wanita yang sudah mengalami masa menopause karena kadar estrogen sudah mengalami penurunan jumlah.

Wanita yang mengalami siklus menstruasi tidak teratur akan lebih berisiko kadar estrogen yang rendah, bahkan akan lebih cepat mengalami menopause dan berisiko terkena osteoporosis.

4 dari 7 halaman

Asupan kalsium yang kurang

Secara umum asupan kalsium wanita di Asia rendah. Salah satu alasannya karena 80–90 persen wanita Asia mengalami intoleransi laktosa, yang menyebabkan mereka tidak bisa mengonsumsi produk susu hewani. Padahal, susu merupakan sumber utama kalsium dalam makanan yang berperan penting menyusun dan mempertahankan struktur tulang yang sehat.

5 dari 7 halaman

Diet Ketat

Ilustrasi Wanita DietIlustrasi Wanita Diet © Shutterstock

Berdiet memang tak ada salahnya, asalkan tubuh tetap mendapatkan asupan gizi yang tercukupi. Namun, kamu perlu berhati-hati bila menjalankan diet ketat. Sebab, diet ini bisa merugikan kondisi tulang, sehingga mengakibatkan osteoporosis.

Menurut seorang fisiolog dari ARS Western Human Nutrition Research Center di San Francisco, Amerika Serikat, perempuan yang membatasi asupan makanannya sehari-hari, memiliki kepadatan dan kandungan mineral tulang yang lebih rendah dibandingkan dengan perempuan yang tak peduli dengan dietnya.

6 dari 7 halaman

Dari berbagai macam diet, diet tinggi protein mesti diwaspadai. Diet jenis ini bisa membuat kalsium terbuang banyak saat berkemih. Nah, hal inilah yang ujung-ujungnya bisa meningkatkan risiko osteoporosis.

Yang perlu ingat, meski kita sudah mengonsumsi berbagai macam sumber kalsium, kesehatan tulang tak akan tercapai bila kita tak mengosumsi buah, sayur, dan protein yang cukup. Pasalnya, tubuh membutuhkan protein dan nutrisi lainnya untuk kesehatan tulang. Jangan lupa juga untuk berolahraga secara rutin ya!

Join Diadona.id