Hemat Biaya Finishing Elemen Interior dengan Konsep Dinding Batu Bata Ekspos

Home-decor | Rabu, 7 Oktober 2020 09:00

Reporter : Yayuk Harini

Biar lebih hemat, gunakan saja batu bata ekspos sebagai elemen interior Moms.

Walau material batu bata sudah muncul sejak lama, namun hingga kini masih tetap menjadi salah satu primadona bahan bangunan. Bukan tanpa alasan, batu bata dikenal akan material yang memiliki masa awet lama serta bernilai estetik.

Tak hanya itu Moms, batu bata juga membawa nuansa hangat pada ruangan. Hal ini terjadi lantaran bangunan dengan mengusung batu bata ekspos akan lebih berkarakter. Tekstur kasar yang juga memberikan aksen pada dinding ini juga cocok dipadukan dengan aneka gaya seperti  industrialis, rustic hingga tradisional.

Namun, sebelum menggunakan konsep batu bata ekspos ini Moms harus mengetahui beberapa kelebihan dan kekurangannya. Yuk simak ulasan berikut ini.

 
Hemat Biaya Finishing Elemen Interior dengan Konsep Dinding Batu Bata Ekspos
2 dari 5 halaman

Kelebihan Batu Bata Ekspos

Dinding Batu Bata KlasikDinding Batu Bata Klasik © Architectureartdesigns.com

Dengan melakuakan ekspos batu bata pada sisi dinding dalam ruangan, akan membuat pemilik bangunan menghemat dana pengeluaran finishing. Yap, Moms tidak memerlukan ongkos untuk acian, plester dan cat untuk melapisi dinding. Pemilik hunian hanya perlu melapisi dinding bata dengan cairan coating untuk menghindari timbulnya jamur pada permukaan dinding.

3 dari 5 halaman

Dinding dengan batu bata yang diekspos, akan menegaskan kesan rustic yang diperlukan pada interior bergaya industrial. Selain itu bisa pula diaplikasikan pada interior bergaya klasik atau shabby chic. Menciptakan suasana hangat dan natural pada ruangan.

Dinding bata ekspos memberi nuansa industrial modern. Cocok banget lantaran konsep interior ini sedang marak diterapkan oleh keluarga baru dan cafe-cafe tempat kawula muda pada nongkrong.

4 dari 5 halaman

Kekurangan batu Bata Ekspos

Batu Bata EksposBatu Bata Ekspos © Shutterstock.com

Lebih berisiko timbul keretakan dan menyebarkan debu yang dapat menimbulkan penyakit seperti gangguan pernapasan. Sedikit akan menyulitkan bila Moms ingin memasang wall decor atau benda apapun yang digantung di dinding. Proses pemasangannya juga dierlukan banyak waktu lantaran harus dibuat secara rinci dan penuh kehat-uhatian agar polanya presisi. Pemilik rumah bisa meminta bantuan tukang yang profesional untuk mengerjakannya, agar hasilnya lebih maksimal.

5 dari 5 halaman

Karena permukaan dinding yang diolah dengan cara mengekspos batu bata tidak ditutupi lapisan semen, maka akan cenderung lebih mudah ditumbuhi jamur dan lumut akibat kelembapan  udara. Akan tetapi, pemilik rumah bisa mencegah hal itu dengan melapisi dinding batu bata dengan lapisan coating khusus material tersebut yang banyak beredar di pasaran.

Bagaimana Moms, tertarik untuk mengaplikasikan konsep batu bata ekspos pada hunian?

Join Diadona.id