Jangan Panik Moms, Begini Cara Mengatasi Saraf Terjepit saat Hamil!

Pregnancy | Sabtu, 28 Agustus 2021 08:57

Reporter : Mila Ismiranda

Harus segera diatasi.

Bertambahnya beban tubuh selama kehamilan berisiko Moms mengalami saraf terjepit. Rasa nyeri karena saraf terjepit saat hamil bisa bertambah parah apabila kondisi ini tidak ditangani dengan baik.

Untuk lebih jelasnya, ini penyebab dan cara mengatasi saraf terjepit serta mencegahnya agar tidak bertambah parah.

Jangan Panik Moms, Begini Cara Mengatasi Saraf Terjepit saat Hamil!
2 dari 4 halaman

Penyebab Saraf Terjepit saat Hamil

Melansir Cleveland Clinic, saat kehamilan semakin besar, hormon relaksin bertambah sebagai persiapan panggul untuk melahirkan.

Peningkatan hormon relaksin ini kemudian mengendurkan ligamen sehingga pusat gravitasi tubuh bergeser dan menyebabkan saraf terjepit. Hal inilah yang membuat Moms merasakan nyeri yang menusuk pada bagian bokong dan belakang kaki.

Saraf terjepit saat hamil kerap berhubungan dengan hernia nukleius pulposus (HNP). Ini adalah kondisi pergeseran piringan sendi sehingga pecah atau merosot. Tapi jangan khawatir Moms, kejadian HNP penyebab saraf terjepit saat hamil hanya 1:10.000 sehingga kemungkinannya sangat kecil.

3 dari 4 halaman

Mengatasi Saraf Terjepit saat Hamil

Saraf terjepit yang masih ringan biasanya bisa diatasi dengan cara alami, seperti menyesuaikan postur tubuh atau berolahraga.

Akan tetapi, ibu hamil dengan kondisi punggung yang lebih parah mungkin memerlukan penanganan yang lebih spesifik, seperti:

4 dari 4 halaman

  1. Bed rest selama 1-2 hari. Penanganan yang satu ini juga memberikan kesempatan bagi area tersebut untuk pulih lebih cepat.
  2. Pijatan lembut. Moms bisa menggunakan bola tenis untuk memijat punggung atau menggunakan jasa pijat profesional yang berpengalaman.
  3. Beberapa gerakan peregangan dapat meringankan nyeri akibat saraf terjepit, karena membuat otot punggung lebih lentur sehingga mampu menopang bobot tubuh dengan lebih baik.
  4. Minum obat pereda nyeri memang tidak mengatasi penyebab saraf terjepit saat hamil, tapi efektif untuk meredakan nyeri yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
  5. Transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS) adalah terapi menggunakan arus listrik untuk mengatasi nyeri. Penelitian dari Pain Research And Treatment menunjukkan bahwa TENS aman ibu hamil lakukan di semua trimester kehamilan.
  6. Saraf terjepit saat hamil terkadang karena penyakit pada tulang belakang, seperti skoliosis atau spondilolistesis. Pada kasus seperti ini, Moms mungkin perlu menjalani operasi perbaikan tulang belakang untuk bisa mengatasi saraf yang terjepit.

Join Diadona.id