Risiko Buruk Rematik saat Hamil, Begini Cara Mencegahnya Moms!

Pregnancy | Rabu, 1 Desember 2021 11:57

Reporter : Mila Ismiranda

Selalu waspada ya Moms.

Rematik adalah penyakit jangka panjang yang memengaruhi sendi, menyebabkan mereka membengkak, kaku, kehilangan fungsi, dan sakit. Orang bisa mengalami rematik di bagian sendi mana pun, tetapi paling sering di pergelangan tangan dan jari.

Reumatik saat hamil bisa terjadi sewaktu-waktu akibat perubahan hormon yang cukup dratis. Tak jarang perubahan hormon serta kekebalan tubuh yang menurun menyebabkan ibu hamil rentan mengalami gejala-gejala reumatik.

Risiko Buruk Rematik saat Hamil, Begini Cara Mencegahnya Moms!
2 dari 4 halaman

Rematik dan Kehamilan

Ilustrasi Rematik saat HamilIlustrasi Rematik saat Hamil © Shutterstock

dr. Mehret Birru Talabi, MD, PhD, asisten profesor kedokteran di Divisi Reumatologi dan Imunologi Klinis University of Pittsburg, menegaskan bahwa banyak wanita dengan rematik yang terkontrol akan memiliki kehamilan dan bayi yang lebih sehat, daripada wanita yang memiliki penyakit yang benar-benar aktif pada saat mereka hamil.

Idealnya, rematik harus dikontrol selama 3 hingga 6 bulan sebelum mencoba kehamilan. Pasalnya, wanita yang memiliki rematik yang tidak terkontrol mungkin berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi kehamilan.

3 dari 4 halaman

Risiko Rematik saat Hamil

Ilustrasi Rematik saat HamilIlustrasi Rematik saat Hamil © Shutterstock

Moms harus tetap waspada dengan mengetahui beberapa risiko reumatik saat hamil berikut ini:

  • Meningkatkan gangguan tidur dan insomnia
  • Meningkatkan risiko bayi berat lahir rendah (BBLR)
  • Meningkatkan risiko bayi lahir prematur
  • Preeklampsia jadi komplikasi yang paling serius

Kalau radang sendi memengaruhi punggung atau pinggul, Moms juga mungkin merasakan lebih banyak rasa sakit pada persendian saat bayi tumbuh dan menempatkan lebih banyak tekanan pada persendian tersebut.

Meski demikian, Arthritis Foundation menyatakan bahwa rematik saat hamil seharusnya tidak memengaruhi kemampuan seorang ibu untuk melahirkan secara normal.

4 dari 4 halaman

Mengatasi Rematik saat Hamil

Demi menghindari reumatik selama masa kehamilan, berikut beberapa cara pencegahannya antara lain:

  • Mandi air hangat agar tubuh terasa rileks
  • Melakukan olahraga ringan teratur
  • Banyak istirahat untuk meredakan gejala rematik
  • Minum obat rematik yang aman untuk ibu hamil (Prednison dosis rendah, Hydroxychloroquine (Plaquenil) dan sulfasalazine)

Kalau masih ragu, Moms bisa konsultasikan pada dokter kandungan. Semoga informasi di atas bermanfaat ya!

Join Diadona.id