Warna Urine Berubah saat Hamil, Bahaya atau Tidak ya?

Pregnancy | Rabu, 15 September 2021 15:57

Reporter : Mila Ismiranda

Jangan panik dulu, Moms.

Apakah Moms pernah mengalami perubahan warna urine selama kehamilan? Kalau iya, tenang Moms tidak sendiri kok.

Sebagian besar ibu hamil merasakan hal yang sama. Lantas, apa yang menjadi penyebabnya? Apakah warna urine yang berubah merupakan pertanda bahaya bagi kehamilan? Simak penjelasan di bawah ya!

Warna Urine Berubah saat Hamil, Bahaya atau Tidak ya?
2 dari 4 halaman

Urine Berubah saat Hamil

Melansir EverydayHealth, banyak wanita hamil akan mengalami perubahan urine selama kehamilan. Tak hanya itu, biasanya mereka juga mengalami buang air kecil lebih sering daripada biasanya sebelum melewatkan menstruasi pertama atau melakukan tes kehamilan.

Hal itu terjadi karena tubuh mulai memproduksi hormon kehamilan hCG setelah implantasi embrio di dalam rahim dan hormon ini bisa menyebabkan Moms mengalami kedua hal tersebut.

3 dari 4 halaman

Arti Warna dan Bau Urine saat Hamil

Warna dan bau urine juga bisa memberi tahu banyak tentang kesehatan Moms saat hamil. Jika urine terlihat lebih gelap dan lebih pekat, itu bisa menjadi tanda bahwa Moms mengalami dehidrasi. Morning sickness, dan terutama hiperemesis gravidarum yang parah disertai muntah bisa menjadi pencetus dehidrasi.

Selain itu, hormon kehamilan bisa menyebabkan bau urine berubah. Bau urine yang kuat juga bisa mengindikasikan infeksi saluran kemih. Moms akan lebih sadar akan bau urine seperti amonia yang terjadi secara alami selama kehamilan karena indra penciuman mereka yang meningkat.

4 dari 4 halaman

Faktor Lain

Melansir ParentingFirstCry, ada beberapa faktor lain yang menyebabkan warna urine Moms berubah selama kehamilan:

  • Pola Makan
    Pola makan Moms akan mencakup buah-buahan, sayuran, produk susu, dan makanan sehat lainnya, bisa menyebabkan perubahan warna urine.
  • Vitamin dan Obat-obatan
     Tubuh wanita tidak dapat memecah vitamin secara keseluruhan. Vitamin yang diserap dan nutrisi tambahan lainnya dibuang dari tubuh melalui urine sehingga menghasilkan warna urine yang lebih gelap.
  • Hematuria
    Hematuria adalah adanya darah dalam urine. Kelebihan sel darah merah perlu dihilangkan dari tubuh sehingga dibuang oleh tubuh melalui urine dan dapat menghasilkan urine berwarna kuning atau merah yang sangat gelap.
  • Infeksi Saluran Kemih (ISK)
    ISK tidak boleh dianggap remeh, karena bisa memiliki konsekuensi serius seperti persalinan prematur atau bayi dengan berat badan kurang.

Jadi, sudah paham ya Moms? Semoga informasi ini bisa bermanfaat!

Join Diadona.id