5 Alasan Mengapa Kamu Sering Jatuh Cinta dan Ujungnya Bertepuk Sebelah Tangan

Relationship | Jumat, 17 September 2021 06:50

Reporter : Yoyok

Baru kusadari, cintaku bertepuk sebelah tangan~~

Terkadang, mencintai seseorang itu butuh pengorbanan. Entah itu pengorbanan materi, status, ataupun hati sekalipun.

Salah satu yang bisa membuat hati merasa nyesek dan sakit ketika cinta kita bertepuk sebelah tangan. Cinta bertepuk sebelah tangan artinya rasa sayang kita tidak berbalas atau si dia sebenarnya tidak menyukaimu balik.

Walaupun bikin hati nyesek, ternyata ada beberapa orang yang sering melakukannya. Orang tersebut berulangulang mencintai seseorang dan ujungnya bertepuk sebelah tangan.

Dikutip dari Thought Catalog, berikut ini adalah lima alasan mengapa seseorang terus-terusan jatuh cinta kepada orang yang tidak mencintainya balik.

5 Alasan Mengapa Kamu Sering Jatuh Cinta dan Ujungnya Bertepuk Sebelah Tangan
2 dari 7 halaman

Kamu Tidak Sedang Jatuh Cinta

Terkadang, kita mencintai seseorang karena pola pikirnya, apa yang ia lakukan, bentuk fisik, jabatan, dan lain sebaginya. Kita pun jadi memvisualisasikan bagaimana dia akan cocok saat bersama sampai lupa bagaimana nantinya menjalani hubungan tersebut. Kita pun jadi meromantisasi orang tersebut yang sebenarnya tidak cocok sama sekali.

Bisa jadi saat itu kamu tidak sedang jatuh cinta, namun hanya sekedar nafsu yang mengendalikanmu. Nafsu merupakan hasrat seksual yang sebenarnya hanya memikirkan hubungan jangka pendek. Sedangkan cinta merupakan sebuah keputusan untuk menerima seseorang apa adanya dan berharap si dia mencapai potensi tertinggi.

Ilustrasi wanita sedihIlustrasi wanita sedih © freepik.com/ @jcomp

3 dari 7 halaman

Kamu Nyaman dengan Perasaan Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Aneh tapi nyata, ada orang yang merasa nyaman dan aman ketika cinta mereka bertepuk sebelah tangan. Mereka suka mengejar seseorang tanpa peduli perasaan orang tersebut pada mereka.

Mereka tidak suka rasa cinta yang biasa-biasa saja. Merasa dicintai bagi orang-orang seperti ini adalah hal yang membosankan. Yang mereka inginkan adalah hasrta dan rasa sakit akibat cinta tak berbalas.

4 dari 7 halaman

Kamu Tidak Mencintai Diri Sendiri

Kamu lebih memilih mencintai orang lain daripada mencintai diri sendiri. Alih-alih fokus menyembuhkan luka dalam hati, kamu lebih memilih untuk mencintai orang lain sebagai pengalih perhatian.

Kalau sudah begini, maka kamu terjebak dalam pola pikir yang menghalangi apa yang sebenarnya kamu cari, yaitu cinta, rasa saling memiliki, dan juga hubungan yang bermakna. Mulailah untuk mencintai diri sendiri, fokus dalam memulihkan luka di hati, maka kamu bakal tidak akan terjebak lagi dalam hubungan yang tak berbalas.

ilustrasi wanita sedihilustrasi wanita sedih © medicalnewstoday.com

5 dari 7 halaman

Kamu Takut Menjadi Rapuh dan Kehilangan Keintiman

Setiap orang pastinya ingin mencintai namun tidak ingin terluka. Padahal, selalu ada risiko tersakiti ketika mencintai seseorang. Entah sakit itu karena kematian, visi yang berbea, ataupun sudah tidak cinta lagi.

Ada kemungkinan kamu selalu jatuh cinta dan ujungnya tidak berbalas karena kamu takut untuk merasa rapuh dan rentan serta keihlangan keintiman. Kamu terlalu gampang suka pada seseorang, dan individu tersebut merupakan orang yang salah. Dalam cinta, kamu harus mengembangkan rasa percaya.

6 dari 7 halaman

Kamu Kecanduan Mencintai

Bisa jadi alasan kenapa kamu selalu berada dalam kondisi cinta tak berbalas karena kamu "hobi" untuk mencintai. Kamu mennginkan sebuah komitmen dalam hubungan, namun tidak ingin terikat di dalamnya.

Bagi orang seperti ini, cinta menjadi candu selayaknya rokok ataupun narkoba. Hal seperti ini muncul karena perasaan tidak nyaman akan kesendirian, dan kamu menggunakan cinta untuk mengobatinya. Padahal, cinta memiliki banyak manfaat, tidak hanya penyembuhan secara instan seperti ini.

Ilustrasi Wanita SedihIlustrasi Wanita Sedih © shutterstock.com/hugo_34

Join Diadona.id