Bukan Pengantin Baru tapi Gairah Bercinta Terus Memuncak, Apa Alasannya ya?

Relationship | Rabu, 25 Mei 2022 14:15

Reporter : Olivia Lidya Elsanty

Pernah mengalami hal ini nggak sih?

Libido atau gairah seks setiap orang tentunya berbeda. Namun, ada kalanya gairah tersebut seolah nggak pernah berkurang hingga seseorang mudah terangsang secara terus menerus.

Melansir dari Health, seksolog Sarah Melanson mengungkap hal ini bisa terjadi pada siapa saja. "Sangat mungkin untuk memiliki dorongan seks yang tinggi dan memiliki hubungan yang sehat. Namun, juga bisa menyebabkan perilaku seks yang berisiko," ujarnya.

Bukan Pengantin Baru tapi Gairah Bercinta Terus Memuncak, Apa Alasannya ya?
2 dari total 6 halaman

Sebuah studi yang dimuat dalam Archives of Sexual Behaviour pada tahun 2017 mengungkap, idelanya pasangan akan berhubungan seks sebanyak satu kali dalam seminggu.

Studi juga menjelaskan jika frekuensi seks yang dimiliki dan sebanyak apa seseorang ingin berhubungan seks merupakan dua hal yang berbeda.

Berikut merupakan ulasan selengkapnya.

3 dari total 6 halaman

1. Fase limerence

"Gairah dan aktivitas seksual biasanya akan tinggi pada tahap awal suatu hubungan yakni tiga bulan pertama hingga dua tahun. Ini disebut dengan fase limerence," ujar sarah.

Usai melewati fase limerence, sebenarnya pasangan tetap bisa menikmati kehidupan seksual. Namun ada baiknya, hubungan seksual tetap dijalani dengan kepercayaan, komitmen, dan komunikasi tentang kebutuhan seksual masing-masing.

4 dari total 6 halaman

2. Kecanduan terhadap seks

Menurut Sarah, kecanduan terhadap seks sebenarnya mirip juga dengan kecanduan pada game, handphone, atau menonton film porno. Namun, ada beberapa kekhawatiran jika kecanduan seks bisa memicu seseorang dengan dorongan seks yang lebih tinggi.

"Ada perdebatan tentang gagasan kecanduan seks itu sendiri. Beberapa orang berpikir itu kelainan yang dibuat-buat dan ada yang berpikir itu juga kecanduan perilaku," ujar Richard B. Krueger, medical director New York Stat Psychiatric Institue.

"Kecanduan seks memengaruhi banyak remaja dan orang dewasa. Beberapa individu merasa masturbasi atau berhubungan seks dapat membantu mereka mencapai rasa senang," ungkap Leela R. Magavi, psikiater anak, remaja, dan dewasa.

5 dari total 6 halaman

3. Hypersexuality disorder

Leela R. Magavi menjelaskan, hypersex bisa memengaruhi fungsi seseorang dan memantik masalah dalam sebuah hubungan. Perlu dipahami juga alasan di balik meningkatkan gairah seks tersebut.

"Seks dapat digunakan sebagai coping mechanism. Dalam beberapa kasus, trauma seksual ataupun non-seksual dapat menyebabkan seseorang menjadi hypersex," pungkas Sarah Melancon.

6 dari total 6 halaman
Join Diadona.id