Munculnya Masalah Serius dengan Pacar, Pilih Hadapi atau Bertahan?

Relationship | Minggu, 15 Agustus 2021 07:10

Reporter : Yayuk Harini

Bertengkar mulu bikin dilema, mending bertahan atau putus ya?

Bertengkar dengan pacar merupakan hal lumrah dan terjadi. Umumnya, kejadian ini disebabkan oleh perbedaan pendapat dari kedua belah pihak.

Namun, bagi Diazens yang baru saja mengalami pertengkaran cukup hebat bak perang dunia ketiga, pasti hal ini akan membuat jadi berpikir terusa bukan? Tak jarang, bahkan kamu sendiri sampai-sampai ingin mengakhiri hubungan ini.

Munculnya Masalah Serius dengan Pacar, Pilih Hadapi atau Bertahan?
2 dari 6 halaman

Bertengkar dengan pacar, harus putus atau bertahan?

Dari beberapa survei yang telah dilakukan, ada sebanyak 70% orang yang pernah berpikir untuk memutuskan pasangannya setelah mengalami pertengkaran. Namun, kata putus memang tidak semudah itu untuk dilakukan.

Faktanya dari sebagian besar orang yang pernah berpikir putus dengan pasangannya, justru merasa lebih takut jika mereka sendirian dan harus melepas pasangannya. Lalu, apakah Diazens harus putus ataukah bertahan setelah mengalami pertengkaran?

Untuk mengatasi rasa dilema ini, kamu wajib banget merenungkan akan beberapa hal. Yuk, simak ulasannya berikut ini.

3 dari 6 halaman

1. Miliki alasan yang kuat dan nyata untuk memutuskan hubungan

Ilustrasi Putus CintaIlustrasi Putus Cinta © shutterstock.com

Banyak orang yang mengalami masalah dan ingin putus dari pasangan mereka, sebenarnya tak memiliki alasan yang cukup kuat untuk berpisah. Ada beberapa alasan kuat yang bisa kamu jadikan dasar dari keputusan, misalnya saja, pasangan berselingkuh, sering berbohong, sering melakukan kekerasan fisik, memiliki kecanduan akan sesuatu dan tak bisa mengendalikannyadan lain sebagainya.

Jika memang memiliki salah satu alasan tersebut, maka kamu bisa mempertimbangkan untuk menyudahi hubungan saat ini. Namun, jika kamu hanya ingin putus dan tak beralasan, maka hubungan asmaramu sebenarnya masih baik-baik saja dan yang perlu dilakukan adalah berkomunikasi dengan pasangan.

4 dari 6 halaman

2. Berharap pasangan selalu tahu apa yang kamu mau

Banyak pasangan memutuskan berpisah karena menganggap pasangannya tidak memahami dirinya. Padahal, mungkin malah kamu sendiri yang tidak cukup terbuka perihal perasaan dan pikiran pada pasangan. Kamu cuma berharap dan menuntut pasangan bisa mengerti akan dirimu tanpa perlu diberi tahu. Ingat, hubungan dengan kekasih hanya bisa berjalan dengan baik apabila keduanya sama-sama terbuka, bukannya saling berasumsi dan memendam ekspektasi ya!

5 dari 6 halaman

3. Menyendiri dulu, baru pikirkan lagi apa yang harus dilakukan

Ilustrasi Perempuan MenyendiriIlustrasi Perempuan Menyendiri © pexels.com/@mirco-ian-millar-638606

Jika kamu sudah terlalu sering berdebat atau bertengkar dengan pacar, ada baiknya untuk memberikan ruang bagi masing-masing pihak untuk mendinginkan pikiran dan menenangkan diri. Hal ini dibutuhkan setiap pasangan agar dapat kembali berpikir lebih baik dan tidak terbawa emosi.

6 dari 6 halaman

Jika memang setelah kamu menenangkan diri dan kemudian masih saja merasakan bahwa kamu juga melakukan hal yang salah, maka mungkin lebih baik untuk memperbaikinya terlebih dahulu ketimbang memutuskan hubungan. Komunikasikan saja apa yang kamu rasakan ketika menjalani introspeksi diri, kemudian pecahkan permasalahan dengan kepala dingin bersama pasangan.

Sekali lagi, komunikasi adalah kunci dari hubungan yang sehat Diazens. Semoga kamu dan pasangan selalu diberikan kekuatan dan jalan keluar di setiap permasalahan ya. Semangat!

Join Diadona.id