Sering Nggak Disadari, Ini 2 Kesalahan Terbesar saat Mencari Pasangan

Relationship | Selasa, 29 Juni 2021 14:15

Reporter : Olivia Lidya Elsanty

Bukan hanya soal menemukan, tapi juga membangun.

Bicara soal cinta sejati, nggak semua orang bisa menemukannya dengan tepat. Ada yang butuh bertahun-tahun, bahkan ada pula yang harus bertemu dengan orang yang 'salah' baru bisa mengenal sosok yang benar-benar cocok untuknya.

Untuk bisa mendapatkan cinta sejati, kita bukan hanya perlu menemukan tapi juga membangun. Sayangnya, kita sering melakukan kesalahan-kesalahan mendasar yang membuat kita jauh dari cinta sejati.

Melansir dari Psychology Today, ada 2 kesalahan besar yang tanpa disadari sering kita lakukan saat mencari pasangan. Yuk, simak ulasan selengkapnya..

Sering Nggak Disadari, Ini 2 Kesalahan Terbesar saat Mencari Pasangan
2 dari 6 halaman

1. Mencari orang yang 'tepat' alih-alih orang yang bisa diajak membangun hubungan

Ilustrasi KencanIlustrasi Kencan © shutterstock.com/id/g/Drazen Zigic

Kesalahan pertama yang sering terjadi yakni selalu mencoba mencari sosok yang tepat, yakni sosok yang sesuai dengan segala kriteria yang kita inginkan. Padahal, yang lebih penting adalah menemukan seseorang yang bisa diajak kerjasama untuk membangun hubungan.

Namun nggak bisa dipungkiri, menemukan sosok yang tepat adalah fantasi bagi hampir semua orang. Menemukan sosok yang sempurna sesuai bayangan kita memang terasa begitu menyenangkan, tapi apakah sempurna saja sudah cukup?

3 dari 6 halaman

Ilustrasi KencanIlustrasi Kencan © shutterstock.com/id/g/Air Images

Cinta sejati nggak selamanya terjadi pada kencan yang sempurna dengan orang yang tepat. Hal itu justru terbentuk manakala dua orang mau bertumbuh bersama, menertawakan kebodohan satu sama lain, serta bernegosiasi dan mencari solusi bersama saat terjadi konflik.

Sebenarnya kita pasti bisa menemukan sosok sempurna yang ideal dengan fantasi kita, namun hal tersebut akan membawa kita pada satu kesimpulan. Apakah kita juga merupakan sosok sempurna di mata orang tersebut, hingga bisa diterima dengan baik dan menjadi pasangan yang sepadan?

4 dari 6 halaman

2. Bertahan dalam hubungan yang sudah jelas tidak akan berhasil

Ilustrasi Bertahan dengan Orang yang SalahIlustrasi Bertahan dengan Orang yang Salah © shutterstock.com/id/g/GeniusKp

Kiasan cinta itu buta memang ada benarnya. Kadangkala, saking cintanya dengan seseorang, kita bisa dengan mudah memberikan toleransi pada apa yang sebenarnya bertentangan dengan pendirian kita.

Perasaan cinta yang buta ini seringkali membuat seseorang bisa mempertahankan hubungan asmara selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun meski sudah tahu hubungan tersebut nggak akan berhasil. Hanya karena menyukai satu kelebihan yang dimiliki orang tersebut, kita kadang jadi mengesampingkan kekurangan-kekurangan lain yang justru bisa merusak hubungan.

5 dari 6 halaman

Ilustrasi Bertahan dengan Orang yang SalahIlustrasi Bertahan dengan Orang yang Salah © shutterstock.com/id/g/thandra

Hal semacam ini dipengaruhi oleh beberapa hal mendasar yang kadang justru nggak disadari. Pertama, kita terlalu yakin jika dia akan berubah jadi lebih baik atau sesuai dengan harapan kita. Kedua, kita menutup mata dan merasa tidak ada orang lain yang bisa menggantikan posisi orang tersebut di hati kita.

Hubungan semacam ini memang terlihat baik-baik saja dari luar, tapi justru tidak sehat di dalam hubungan itu sendiri. Kesalahan yang tetap dipertahankan ini biasanya akan disadari saat usia semakin menua, mulai timbul ketidakcocokan yang selama ini mati-matian disangkal.

6 dari 6 halaman

Well, semua orang bisa berbuat kesalahan termasuk dalam mencari pasangan dan menjalin hubungan. Semakin cepat kesalahan itu disadari, semakin cepat ada kemungkinan untuk diperbaiki.

Itulah sebabnya hubungan perlu diuji, apakah kamu dan pasangan menginginkan hal yang sama selama ini. Kenali benar-benar baik secara logika maupun perasaan, supaya nggak mendatangkan penyesalan di kemudian hari.

Join Diadona.id