Mengunjungi Pantai Monkey Mia, Rumah Lumba-Lumba Hidung Botol yang Ada di Australia

Travel | Senin, 3 Januari 2022 15:00

Reporter : Bagus Prakoso

Di Pantai Monkey Mia ini, kamu bisa berinteraksi secara langsung dengan Lumba-lumba Hidung Botol.

Australia memang dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki tempat-tempat wisata unik. Mulai dari wisata darat hingga wisata air.

Nah, salah satu pantai di Australia yang menjadi perhatian. Namanya adalah Pantai Monkey Mia. Pantai ini dikabarkan menjadi habitat dari lumba-lumba liar. Seperti apa pantai ini? Yuk kita kunjungi!

Mengunjungi Pantai Monkey Mia, Rumah Lumba-Lumba Hidung Botol yang Ada di Australia
2 dari total 4 halaman

Pantai Monkey Mia

Pantai Monkey Mia © Diadona

Pantai Monkey Mia merupakan salah satu pantai unik yang ada di Australia. Pantai Monkey Mia ini ternyata sudah banyak dikunjungi oleh wisatawan karena lumba-lumbanya pada awal 1960-an. Hal ini ketika nelayan setempat mulai melemparkan ikan kepada kawanan lumba-lumba.

Tak butuh waktu lama, rumor tentang lumba-lumba hidung botol yang berkeliaran di sekitar Monkey Mia ini mulai menyebar ke masyarakat. Hal ini kemudian membuat Pantai Monkey Mia menjadi salah satu wisata populer yang ada di Australia.

3 dari total 4 halaman

Berdampak Buruk pada Populasi Lumba-lumba Hidung Botol

Pantai Monkey Mia © Diadona

Namun, pada 1980-an, para peneliti kelautan melihat tren yang cukup mengganggu. Pasalnya, lumba-lumba dewasa saat itu justru lebih bergantung pada manusia untuk makanan.

Bahkan, kasus kematian lumba-lumba hidung botol anakan meningkat. Melansir dari Oddity Central, menurut beberapa ahli, 90 persen Lumba-lumba gagal mencapai usia dewasa.

Sejak saat itulah otoritas konservasi mulai mengatur pemberian makan lumba-lumba.

4 dari total 4 halaman

Monkey Mia © Diadona

Saat ini, hanya segelintir lumba-lumba yang mengunjungi pantai Monkey Mia tiap harinya. Dan mereka hanya diberi makan sebagian kecil dari kebutuhan sehari-hari mereka. Hal ini dilakukan agar lumba-lumba tetap berburu ke alam liar tanpa harus bergantung pada manusia.

Ini juga mendorong lumba-lumba hidung botol untuk mengajari anak mereka keterampilan yang diperlukan untuk bertahan hidup.

Pengunjung yang beruntung hanya diperbolehkan memberi makan lumba-lumba di bawah pengawasan staf yang berwenang.

"Kami hanya memberi mereka makan sekitar 10 persen dari asupan makanan harian mereka," kata koordinator taman laut, Luke Skinner, melansir dari ABC News

Bagaimana? Tertarik untuk ke tempat ini?

Join Diadona.id